Peraturan dalam bulutangkis






Pengertian Bulu tangkis

“Badminton atau bulu tangkis adalah sebuah olahraga raket yang dalam permainannya dilakukan oleh dua orang yaitu satu lawan satu untuk permainan tunggal. Ataupun permainan ganda memakai dua pasangan yang saling berlawanan”

PERMAINAN BULU TANGKIS – Seperti yang kita ketahui bersama, setiap pertandingan olahraga tentu memiliki peraturan permainannya masing-masing, tak terkecuali olahraga Bulu Tangkis. Olahraga yang satu ini belakangan makin digemari di Indonesia.
Telebih, setelah Indonesia menjadi tuan rumah di ajang olahraga Asian Games 2018, Bulu Tangkis Indonesia berhasil tampil memukau di beberapa kategori.
Meski sudah lama menjadi olahraga favorit masyarakat Indonesia, sejak perhelatan Asian Games 2018 Bulu Tangkis semakin digemari oleh berbagai kalangan. Bahkan, Bulu Tangkis kerap menjadi olahraga yang diikutsertakan dalam berbagai perayaan, misalnya 17 Agustusan.
Banyak juga masyarakat yang tadinya masih awam akan olahraga ini, jadi mulai ikut serta bermain.
Namun demikian, rupanya masih banyak yang belum begitu paham mengenai teknik dan peraturan permainan Bulu Tangkis dengan benar.
Padahal, dalam permainan Bulu Tangkis, ada beberapa peraturan yang wajib dipahami yang menentukan masuk atau tidaknya poin untuk tim atau lawan.
Karenanya, pada artikel kali ini, kami akan memberikan informasi singkat mengenai peraturan permainan Bulu Tangkis yang penting diketahui pemain.

Peraturan Permainan Bulu Tangkis yang Wajib Diketahui








Peraturan permainan Bulu Tangkis ditetapkan oleh Induk organisasi Bulu Tangkis Internasional IBF atau yang kini berganti nama menjadi BWF (Badminton World Federation). Ada dua kategori tunggal dan ganda dalam Bulu Tangkis.
Masing-masing peraturan permainan Bulu Tangkis tunggal dan ganda adalah berbeda. Untuk itu, mari simak penjelasan singkatnya dan temukan perbedaannya.

Peraturan Pertandingan Tunggal

1. Sebelum pertandingan dimulai, pihak yang melakukan servis pertama kali telah ditentukan berdasarkan persetujuan wasit pula.
2. Pemain akan melakukan atau menerima servis dari bidang servis kanan hanya bila nilai pelaku servis 0 atau angka genap setelah pertandingan (2, 4, 6, dan seterusnya). Sedangkan, penerima atau pelaku servis dari bidang servis kiri dilakuakn jika nilai pelaku servis merupakan angka ganjil (1, 3, 5, dan seterusnya).
3. Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang servis dari tempat masing-masing mereka berdiri, setiap kali sebuah angka dihasilkan dalam setiap pertandingan.

Lapangan Badminton

Lapangan badminton mempunyai bentuk persegi empat yang dibatasi oleh net untuk memisahkan antara daerah permainan sendiri dan juga daerah permainan lawan. Dengan ukuran panjang lapangan 13,40 meter yang bisa dipakai untuk partai tunggal atau ganda.
lapangan badminton
lapangan badminton
Memiliki lebar lapangan 6,10 meter untuk pertandingan ganda dan ukuran 5,18 m jika digunakan untuk partai tunggal. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan warnanya harus kontras pada warna lapangan.
Ukuran net sama untuk tunggal dan ganda:
• Tinggi 1,55 meter
• Panjang 6,10 meter
• Lebar 0,67 meter

Peraturan Badminton

peraturan yang berlaku yaitu harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini bukan hanya berlaku untuk peralatan dan perlengkapan yang dipakai saja. tetapi, partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya seperti contohnya produsen peralatan.
  1. Para pemain pada permainan badminton dibedakan menjadi beberapa partai. Partai itu diantaranya adalah partai tunggal dan partai ganda. Partai ini berlaku untuk putra maupun putri. tetapi, dalam partai ganda ada ganda campuran.
  2. Pertandingan dipimpin seorang wasit da dibantu 4 hakim garis. Jika bola keluar garis isyarat hakim garis yaitu dengan merentangkan kedua tangan ke samping.
  3. Sebelum permainan dimulai, akan diadakan undian untuk melakukan servis terlebih dahulu bagi tim yang menang dalam undiannya.

Perhitungan Angka

Perhitungan atau skorsing di permainan badminton memiliki ketentuan sebagai berikut:
Dilakukan dengan dua kali kemenangan. Sejak februari tahun 2006, semua partai permainan menggunakan sistem pemenang 2 dari 3 set yang masing-masing didapat dengan sistem penilaian rally point. Sistem ini dilakukan dengan jumlah setiap game 21.
skor
skor
Dan jika terjadi kedudukan nilai 20-20, maka dinamakan yus. hingga untuk mencari kemenangan setelah kedudukan itu selisih dua poin lebih dulu harus bisa diraih. Bila pihak server melakukan kesalahan, maka penerima server dinyatakan pindah bola dan mendapat nilai 1 poin.
Bila penerima server melakukan kesalahan, maka pemain server mendapat nilai 1 poin.
Server melakukan kesalahan jika letak shuttlecock saat dipukul lebih tinggi dari pinggang server. Atau ketika shuttlecock dipukul badan raket tak diarahkan ke bawah, hingga semua bagian kepala raket tak secara jelas dan nyata ada di bawah tangan server yang memegang raket.

Teknik Dasar Badminton

Cara memegang raket yang terdiri atas tiga macam cara yaitu :
Pegangan dasar atau forehand
pegangan ini bisa dilakukan dengan cara mendirikan raket dengan sisi tegak dengan lantai ini nyaris sama dengan posisi tangan yang sedang bersalaman.
Cara memegang backhand
ini bisa dilakukan dengan cara memutar 1/4 ke kanan dari pegangan forehand.
Pegangan pukul kasur
Raket diletakkan mendatar di atas lantai. kemudian ambil dan pegang raket di bagian pegangan. Singga bagian tangan antara ibu jari dan juga telunjuk menempel di bagian permukaan yang lebar.

Teknik pukulan

Cara-cara untuk melakukan pukulan dalam permainan badminton. Tujuannya yaitu untuk menerbangkan shuttlecock ke lapangan lawan. Terdapat berbagai macam teknik dari pukulan dalam permainan badminton yaitu:
Servis
Servis adalah pukulan pertama dalam mengawali permainan badminton.
Di samping itu, servis dilakukan setelah bola mati. Andai terjadi kesalahan dalam servis, tentu menguntungkan lawan. Diantaranya lawan akan mendapatkan poin jika servis menyangkut atau gerakan servis salah.
Servis yang tanggung untuk ganda menyebabkan lawan bisa merusak pertahanan dengan cara pengembalian dari servis yang sulit dicapai. Oleh sebab itu, teknik servis harus mendapat perhatian utama sebelum memberikan teknik lain dalam permainan badminton.

Pukulan servis:

pukulan memakai raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lawan dengan diagonal. Tujuannya permulaan permainan ada berbagai macam pukulan servis yakni:
Servis cambuk
Pukulan servis mendatar
Servis panjang
Pukulan servis pendek
Pukulan lob:
Pukulan ini adalah pukulan dalam permainan bulu tangkis yang tujuannya menerbangkan shuttlecock setinggi-tingginya dan mengarah jauh ke bagian belakang garis lapangan lawan pukulan ini bisa dilakukan dengan dua cara:
  1. Underhand lob: Pukulan lob yang dilakukan dari bawah. caranya dengan memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan dilambungkan tinggi ke bagian belakang.
  2. Overhead lob: Pukulan lob ini dilakukan dengan cara dari atas kepala untuk menerbangkan shuttlecock melambung ke bagian belakang.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Badmintoon BWF world rank